Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah suatu proses pembentukan potensi, bakat, sikap, perilaku dan kepribadian seseorang melalui pembelajaran dan pengalaman yang dilakukan berulang-ulang sehingga meningkatkan kapasitas atau kemampuan diri sampai pada tahap otonomi (kemandirian). Pengembangan diri merupakan kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran sebagai bagian integral dari kurikulum sekolah. Pengembangan diri menjadi salah satu upaya yang dilaksanakan di setiap lembaga pendidikan dengan mengacu pada kurikulum yang telah dirumuskan di lembaga tersebut. Namun demikian, pelaksanaan kegiatan pengembangan diri lebih banyak menggunakan waktu di luar jam pelajaran formal.
A. Bimbingan Konseling
Bantuan yang diberikan kepada individu (peserta didik) agar dengan potensi yang dimiliki mampu mengembangkan diri secara optimal dengan jalan memahami diri, memahami lingkungan, mengatasi hambatan guna menentukan rencana masa depan yang lebih baik.
1. Fungsi Layanan:
- Perluasan Pemahaman Diri dan Lingkungan
- Penyesuaian Diri dan Lingkungan
- Pemeliharaan Kondisi Pribadi yang Kondusif
- Pendorong Pertumbuhan dan Perkembangan
- Pengembangan Potensi Diri Secara Optimal
- Penyaluran Pilihan Pendidikan, bakat dan karir
2. Bidang Layanan:
- Pribadi
- Belajar
- Karir
- Sosial
3. Bentuk Layanan:
- Tatap muka/Daring (terjadwal)
- Volume kegiatan klasikal 2 jam pelajaran per rombel per minggu.
B. Ekstrakulikuler
1. Ekstrakulikuler Wajib:
a. Kepramukaan
b. Teknologi Komputer
2. Ekstrakulikuler Pilihan:
a. Volley
b. Pencak Silat
c. Seni Musik
d. Seni Tari
e. Seni Batik
f. Olimpiade Sains
g. English Conversation
3. Program Si-Jawi
Program ini ditawarkan bagi siswa kelas XI. Program yang ditawarkan adalah:
a. Tata Busana
b. Desain Grafis
c. Rekayasa Pertanian
